Who’s Who in the World 2010: Prof. dr. Herman Hariman, Ph.D

Adalah sebuah kehormatan bagi Prof. dr. Herman Hariman, Ph.D (England), ketika nama putra Sumatera Utara ini tercantum dalam buku “Who’s Who in the World 2010”. Sosok yang juga dikenal sebagai penulis buku “Improvisasi Jazz: Siapa Takut” ini mendapat kehormatan untuk kategori “Healthcare: Medicine”.

“Seperti diketahui, untuk dapat tercantum maka seseorang harus mempunyai kontribusi yang luar biasa (outstanding) dalam bidangnya, terlebih-lebih bagi orang Asia apalagi bagi orang Indonesia kesempatan ini sangat sangat jarang,” kata Herman Hariman, dosen pada S1, S2 dan S3 Fakultas Kedokteran, Universitas Sumatera Utara, juga konsultan haematologi R.S. H. Adam Malik, wakil kepala Departemen Patologi Klinik Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara, kepada Global akhir pekan lalu.

Beberapa nama orang terkenal tercatat kali ini masuk dalam “Who’s Who in the World 2010”, misalnya ialah Barrack Husein Obama Jr, President Amerika Serikat yang ke 44, Paus Benedictus XVI (nama asli Joseph Alois Ratzinger), Lee Hsien Loong perdana menteri Singapura, Mahmoud Ahmadinejad president Iran.

Sedangkan, dari kalangan seniman dan selebrities tercatat nama-nama seperti Andrea Bocelli penyanyi tenor dari Italia, David Copperfield sang illusionist, Sir Elton Hercules John (Reginald Kenneth Dwight) musisi, Andrew Llyoid Weber sang composer, Madonna (Madonna Louise Veronica Ciccone) artis dan penyanyi, Oprah Winfrey presenter, Sir James Paul McCartney musisi dan anggota the Beatles, Joanne Kathleen Rowling (pengarang Harry Potter). Dari Indonesia, nama Susilo Bambang Yudhoyono (presiden Republik Indonesia) juga tercatat di buku tersebut.

Lalu apa kontribusi Herman Hariman, yang juga penyandang penghargaan Satya Lencana Karya Satya dari presiden Republik Indonesia, sehingga namanya dapat terekam di buku yang diterbitkan Marquis Publisher tersebut? Herman Hariman telah banyak berkontribusi dalam bidang kedokteran yang hasil karyanya tercantum pada publisher-publisher di-luar negeri maupun dalam negeri dan juga terekspos di internet serta majalah-majalah kedokteran internasional.

Herman Hariman juga banyak mengabdikan diri pada kerja sosial untuk anak-anak yang menderita kanker (children cancer) hal ini terutama dilakukan dengan bekerjasama dengan Rotary Club sehingga membawanya menerima penghargaan Paul Harris Fellow Award, tahun 2008.

Salah satu yang tak dapat dipungkiri juga adalah kontribusi tulisan Herman Hariman dalam buku karangannya “Improvisasi Jazz; Siapa Takut”. Buku ini membuat Herman Hariman dianugerahi penghargaan MURI pada bulan Agustus 2008 yang diberikan langsung oleh bapak Jaya Suprana.

Penulisan hasil karya ilmiah mulai dirintis secara intensif sewaktu Herman Hariman memenangkan Grant dari Asian Development Bank ditahun 1985 yang membawanya menimba ilmu di Inggris untuk meraih gelar S3 yaitu Ph.D (Doctor of Philosophy) dalam bidang penyakit darah (haematology) dari University of Leeds di Yorkshire, England. Sejak saat itu, sejumlah karya tulisnya mulai diterbitkan dalam majalah kedokteran internasional.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s