Chlamydia trachomatis

Ordo    : Chlamydiales

Famili : Chlamydiaceae

Genus  : Chlamydia

Chlamydia trachomatis adalah bakteri patogen intraselular obligat, salah satu dari 3 spesies bakteri dalam genus Chlamydia. C. trachomatis merupakan bakteri Gram negatif, terlihat berwarna kemerahan dibawah mikroskop setelah diwarnai dengan pewarnaan Gram.

Sel yang terinfeksi C. trachomatis

C. trachomatis membentuk badan inklusi intrasitoplasma yang padat dan mengandung glikogen. Pada umumnya peka terhadap sulfonamida. Pada manusia dapat menyebabkan penyakit trakhoma, konjungtivitis inklusi, uretritis nonspesifik, salpingitis, servisitis, pneumonitis pada bayi, dan lymphogranuloma venerum.

 

Siklus Perkembangan dan Patogenesis

Chlamydia berkembang melalui beberapa stadium. Mulai dengan badan elementer yang infeksius, berbentuk sferis dengan garis tengah 0,2 – 0,4 mikron, mempunyai satu inti dan sejumlah ribosom yang diliputi oleh dinding sel yang terdiri dari beberapa lapis. Badan elementer masuk ke dalam sel dengan cara fagositosis. Di sekelilingnya terbentuk vakuola. Dalam waktu 8 jam badan elementer berkembang menjadi badan inisial yang berukuran 0,8 – 1,5 mikron. Bentuk ini juga disebut sebagai badan retikuler, isi sel kurang padat jika dibandingkan badan elementer, kadar RNA 4x lebih banyak dari DNA, dan tidak bersifat infeksius.

Empat jam berikutnya badan inisial membelah secara biner, membentuk badan intermedier dan kemudian badan elementer. Badan intermedier merupakan bentuk transisi antara badan inisial dan badan elementer. Badan inisial, badan intermedier, dan badan elementer terkumpul dalan vakuol di dalam sel, bentuk demikian disebut sebagai badan inklusi. Badan inklusi merupakan mikrokoloni kuman di dalam sel hospes. Di dalam sel hospes dapat terbentuk beberapa mikrokoloni kuman jika terjadi fagositosis terhadap lebih dari satu badan elementer. Pematangan badan inisial menjadi badan elementer disertai dengan meningkatnya sintesis DNA sehingga kadar DNA dan RNA berimbang. Pada waktu sel hospes pecah, badan elementer tersebut keluar dan menimbulkan infeksi pada sel-sel hospes baru. Siklus perkembangan Chlamydia memakan waktu 24 – 48 jam.

 

Siklus Perkembangan Chlamydia

 

Sumber:

E. Jawetz, Mikrobiologi

Staf Pengajar FK UI, Buku Ajar Mikrobiologi Kedokteran

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s